ITDC terus mengembangkan infrastruktur jalan di Mandalica

Laporan reporter Tribunnews.com Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS.COM-PT, Jakarta, Indonesia, Badan Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) terus mengembangkan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Mandarika dan melakukan percepatan Untuk mendapatkan daratan dengan mengirim.

Saat ini, mengingat pemilik tanah tidak setuju dengan nilai pemilik tanah, maka proses pembebasan tanah di Pengadilan Negeri Praia saat ini sudah memasuki tahap konsinyasi (penyetoran ganti rugi). Penilaian.

Proses pengiriman ini sesuai dengan UU No 2 tahun 2012.

“Tahap pertama, ITDC mendaftarkan dan menyetorkannya di PN Praya untuk dipercayakan kepada 9 pemilik tanah pedalaman pernyataan Direktur Operasi dan Konstruksi ITDC Ngurah Wirawan, Minggu (10 April 2020) Zhong berkata: “Perusahaan mencakup area seluas 16.992 meter persegi dengan total modal sekitar Rp 16,9 miliar. “Tourism Development (Sports rsero) atau Indonesian Tourism Development Corporation (ITDC), sebagai perusahaan yang mengembangkan dan mengelola kawasan wisata di Bali Nusa Dua dan KEK Wisata Mandalika / The Mandalika, Lombok, NTB.

Baca: MOtoGP Indonesia di sirkuit Mandarica telah resmi masuk kalender MotoGP 2021-enklave milik tanah dalam batas Zona Ekonomi Khusus Mandarica, tetapi belum pernah diakuisisi oleh ITDC atau LTDC sebelumnya dan tidak tumpang tindih dengan HPL ITDC. — <

Bacaan: Mandalika Prediksi Bakal Jadi Simbol Pariwisata di Lombok Tengah-Nilai Kompensasi Keuntungan dan Pertukaran Peran Sesuai Hasil Evaluasi yang Ditetapkan oleh Penilai Independen. Di daerah kantong, semua HPL ITDC memiliki regulasi yang jelas dan tidak ambigu, yang merupakan hasil peninjauan panel komprehensif yang ditetapkan oleh SK Gubernur NTB dan menerima putusan hukum tetap pengadilan tersebut.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online