Ekonom: Tentu saja, investor memilih untuk berinvestasi di negara dengan peraturan investasi yang “menguntungkan”

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Banyak kalangan aktif mengevaluasi pembahasan antara pemerintah dan DPP tentang “Undang-Undang Penciptaan Tenaga Kerja” (RUU). 19.

Aldrin Herwani, Ekonom Unpad Universitas Papadajaland, mengatakan RUU penciptaan lapangan kerja merupakan kemajuan dalam regulasi pemerintah. Ia yakin semangat RUU penciptaan lapangan kerja dapat mengurangi kompleksitas investasi dan menyelesaikan krisis akibat pandemi. Karena pandemi. Banyak aturan dan regulasi yang tumpang tindih sehingga menghambat investasi harus segera ditinjau, “kata Aldrin, Senin (6/7/2020). Aldrin mengatakan, saat ini banyak investor yang mencari peluang dan tempat aman untuk berinvestasi. Investor tentunya berharap. Berinvestasi di negara dengan regulasi investasi yang baik .

Baca: Surya Energi Raya membutuhkan hasil investasi di Blok Cepu

Dibandingkan dengan negara tetangga di kawasan ASEAN, Indonesia termasuk negara yang paling tidak kompetitif dalam hal investasi Satu. Pernyataan Aldrin didukung oleh data Bank Dunia yang menunjukkan bahwa Indonesia menempati urutan ke-73 dalam hal investasi. Skor kemudahan berbisnis-Aldrin menilai menurunnya skor kenyamanan bisnis Indonesia tidak terlepas dari peraturan yang tumpang tindih. Disetujui oleh JOB Creation Act telah diperbaiki. Payung hukum dari undang-undang yang komprehensif menyebar ke seluruh dunia dan diyakini dapat mengurangi peraturan yang tumpang tindih dan berbahaya. Solusi, “kata Aldrin.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online