Mendanai dana Wakaf yang produktif membuka jalan bagi solusi ketahanan pangan

Rencana pembiayaan dana produksi wakaf yang diberikan bersama oleh Dana Amanat Sosial (STF) Dompet Dhuafa dan OK OCE Indonesia membuka jalan bagi terwujudnya solusi ketahanan pangan.

“Masih ada beberapa sektor yang bertahan. Salah satunya sektor pangan. Kita sudah bangun dari tidur nyenyak dan angka pengangguran meningkat. Sekitar 15 juta orang kehilangan mata pencaharian. Untuk memenuhi kebutuhan hidup. OK OCE Indonesia Pendiri Sandiaga mengatakan dalam konferensi pers pada hari Senin: “Pertanian terus tumbuh. Masih ada beberapa sektor yang menyumbang angkatan kerja terbesar. Dengan panen raya ini, perekonomian desa berkembang.

Baca: Daftar 22 lembaga keuangan syariah yang bisa menerima wakaf tunai

tambahnya karena adanya wakaf produktif menjadi wujud nyata penjabaran keuntungan dan sedekah, bukan Ini habis dan terus bertambah. Selain pangan yang diproduksi di pertanian, peluang kerja telah meningkat selama pandemi. “Kita bisa menyebutnya pekerjaan hijau. Food work, ”kata Sandy.

Nasyith Majidi, ketua DDR Foundation, menjelaskan di Indonesia zakat, infaq, sedekah, dan wakaf (ziswaf) belum menjadi tradisi pengelolaan produksi. Tidak hanya dipromosikan Wakaf produktif, dan perkembangan zakat produktif juga sudah dimulai di Indonesia.

“Produksi zakat sangat layak di Indonesia, dan menjadi salah satu solusi untuk mencari solusi atau menyelesaikan beberapa permasalahan ekonomi di Indonesia. Inilah masalah utama yang sedang terjadi. Katanya: “Dana atau biaya awal terlalu tinggi.” “Kita bisa cari solusi dari zakat dan wakaf produktif. Sukabumi sudah diterapkan. Pondok pesantren punya rencana ketahanan pangan masyarakat. Ia bekerja sama dengan OK OCE dan Dompet Dhuafa bekerjasama, semoga bisa kita tiru menjadi program yang lebih besar, ”ujarnya. Penjelasan. Pergi ke Sukabumi dengan dorongan dari Pondok Pesantren Al Muhtadin. Distribusi OK OCE Express, pemasaran tanaman OK OCE DC, Sahara, PIN, Qopnet, dll. Karena dua tujuan utama dari rencana tersebut adalah untuk menciptakan lapangan kerja. Dalam kasus ini, petani.

Dari 50 hektar sawah, memberikan 100 orang lapangan kerja baru. Dulu, pendapatan mereka di bawah sistem penjaminan obligasi sangat rendah, atau bahkan tidak ada. Berkat rencana produksi wakaf, petani akan mendapat Rp 7 juta hingga Rp 10 juta untuk setiap panen.

Tidak hanya itu, juga menstabilkan harga di masyarakat dengan mengurangi kewajiban dan kerjasama antar mover. Langkah ini memungkinkan Anda untuk melewati sistem perdagangan yang panjang dan mahal. Oleh karena itu, harga beli dari petani sangat layak, dan harga jual ke masyarakat juga terjangkau.

Berita ini disiarkan di Kontan dengan judul: https://industri.kontan.co.id/news/dorong-lapangan-perjaan-baru-oke-oce-gandeng-dompet-dhuafa

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online