AKKI dan Visa dapat meningkatkan kesadaran pemegang kartu kredit untuk mengaktifkan kode PIN

Laporan reporter Tribunnews, Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS.COM, Asosiasi Kartu Kredit Jakarta-Indonesia (AKKI) dan Visa kembali menegaskan pentingnya penggunaan Personal Identitas Number (PIN) untuk menjaga keamanan kartu kredit, yang didapat dalam kampanye WAJIPIN kali ini. memperkuat. — Steve Marta, Direktur Eksekutif AKKI, mengatakan hasil survei menunjukkan berbagai inisiatif pemangku kepentingan, termasuk kampanye WAJIPIN bekerja sama dengan Visa, berhasil meningkatkan Credit awareness hingga batas waktu 1 Juli 2020. Dia mengatakan dalam webinar pada Selasa (23/6/2020): “Kami menghargai inisiatif ini – semua inisiatif bank dan dukungan yang diberikan oleh Visa untuk menyebarkan informasi penting ini di berbagai media akan membantu industri untuk bermigrasi. Untuk melengkapi otentikasi kode PIN. ”).

Hasil survei lainnya menunjukkan bahwa dalam tiga bulan terakhir, tingkat penggunaan pembayaran non tunai oleh pemegang kartu kredit lebih tinggi daripada tingkat penggunaan nai cash.

Bacaan: Tips Finansial: Cara Melunasi Tunggakan Kartu Kredit

Berdasarkan survei, selama tiga bulan terakhir, pemegang kartu lebih sering menggunakan pembayaran digital dengan kartu kreditnya di Indonesia (75%). Diikuti dengan kartu debit atau kredit (62%), transfer bank (51%) dan tunai (49%).

Baca: Demi keamanan, mohon diingat! Pemegang kartu kredit harus menggunakan kode PIN 6 digit-Riko Abdurrahman, Managing Director PT Visa Worldwide Indonesia, mengatakan situasi saat ini semakin mempercepat agenda non tunai, yang tercermin dari minat yang kuat dalam transaksi pembayaran online dan mobile. -Sikap pembayaran terbaru dari Visa Consumer Research Center menunjukkan bahwa dua pertiga orang Indonesia mencoba bepergian tanpa uang tunai selama beberapa hari, terutama konsumen milenial (71%) dan orang kaya (77%).

Baca: Smartphone pasar gelap tetap bisa digunakan meski ada aturan blokade IMEI. Karena itulah suku bunga di masa depan juga tinggi, dan hampir tiga perempat konsumen mengharapkan “pembayaran selain tunai” mereka Cara penggunaan akan meningkat tahun depan. ”Sejalan dengan tren non tunai ini, pemegang kartu kredit harus segera mengaktifkan kode PIN kartu kredit sebelum 1 Juli untuk memastikan transaksi tatap muka dan transaksi nirsentuh (nilai transaksi kurang dari satu dolar). Likuiditas pembayaran sangat penting. Satu juta rupiah, “ucapnya.

Baca: Beli Mobil Bekas Hindari Tip Dupé dan Pilih Mobil Jebol Yang Bikin Ngakak Sesuai Peraturan Bank Indonesia, Per 1 Juli 2020 di Indonesia Pemegang kartu kredit harus menggunakan 6 digit nomor pengenal pribadi saat membuat kartu kredit.Alasan pemilihan kartu kredit adalah karena verifikasi tanda tangan tidak akan diterima lagi.

Semua transaksi kartu kredit yang tidak menggunakan verifikasi kode PIN akan langsung elektronik Mesin Data Capture (EDC) ditolak Pedagang

Jika nilai nominal transaksi kurang dari satu juta rupiah, kartu kredit tanpa teknologi pengenalan kontak tetap dapat digunakan untuk berbelanja.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online