Pada Juli 2020, jumlah penumpang kereta jarak jauh melonjak hingga 192%.

Reporter Tribunnews.com Reynas Abdila melaporkan-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-PT Indonesia Kereta Api (Persero) atau KAI mencatat kenaikan penumpang KA jarak jauh pada Juli 2020. -Deputi Direktur Humas KAI, Joni Martinus menjelaskan, hingga 13 Juli 2020, rata-rata lalu lintas harian KA jarak jauh mencapai 6.494 pelanggan per hari.

“Peningkatan ini 192% lebih banyak dari rata-rata lalu lintas harian pada Juni 2020 sebanyak 2.223 orang. Kenaikan perjalanan kereta api mendukung pertumbuhan tersebut. Joni, Kamis (16/7/2020). Sebagai komitmen pelayanan bagi mereka yang hendak bepergian dengan kereta api.

Setelah Surat Izin Masuk DKI Jakarta (SIKM) dibatalkan oleh Pemprov DKI di Jakarta, pertumbuhan lalu lintas penumpang akan semakin besar. Mulai Selasa (14 Juli 2020) .

Manajer Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa menyatakan SIKM tidak lagi menjadi bagian dari persyaratan bagi calon pengguna yang akan berangkat dengan KA jarak jauh dari stasiun Gambir dan Pasar Senen. — “Mulai 15 Juli 2020, dengan mengisi Corona Probability Metric (CLM) di aplikasi JAKI untuk menggantikan persyaratan SIKM, standarnya bisa diunduh dari Google Play Store dan Apple App Store,” kata Eva. Dalam sambutannya, Kamis (16/7/2020).

Eva mengatakan, masyarakat yang ingin menggunakan KA jarak jauh dalam masa adaptasi kebiasaan barunya tetap didorong untuk memberikan surat Covid-19 gratis, baik itu puasa. Tes atau PCR masih berlaku.

“Atau publik dapat menunjukkan sertifikat gratis. Ia menjelaskan, gejala seperti flu dikeluarkan oleh dokter rumah sakit atau puskesmas di daerah yang tidak dilakukan PCR dan rapid test.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online