Bekerja sama dengan KPK, Angkasa Pura II mengoptimalkan aset tanah Tangerang

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-PT Angkasa Pura II (Persero) mengoptimalkan banyak aset tanah di Tangerang, Banten.

Aset tanah itu sendiri terletak di dekat kawasan bandara Soekarno-Hatta yang dikelola oleh PT Angkasa Pura II. — Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong PT Angkasa Pura II mengoptimalkan aset tanah yang digunakan Pemerintah Kota Tangerang dan Pemerintah Bupati Tangerang.

Baca juga: Ambisi AP II Jadi Leader Operator Penerbangan ASEAN-Pada November 2020, KPK memfasilitasi mediasi antara PT Angkasa Pura II, Pemerintah Kota Tangerang dan Pemerintah Bupati Tangerang, Untuk membahas aset tanah yang digunakan. — Lihat juga: AP II bekerja sama dengan Len Industri untuk melakukan riset teknologi EBT di tiga bandara yang dikelola-kemudian, sebagai bagian dari tindak lanjut mediasi, hari ini, 24 November 2020, Selasa, pertemuan akan dilakukan Kantor Gubernur Banten dan Rapat Koordinasi Komprehensif Pemberantasan Korupsi Rasi di Provinsi Banten digelar dalam rapat tersebut. Rapat tersebut dihadiri Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wakil Presiden KPK Napawi Pamorango. Memori PT Angkasa Pura II menandatangani nota kesepahaman penggunaan tanah milik dengan Pemerintah Kota Tangerang dan Pemerintah Bupati Tangerang. Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah menandatangani nota kesepahaman atas penggunaan aset PT Angkasa Pura II di Kota Tangerang.

Di hari yang sama, Mohamed Avaludin dan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar juga menandatangani nota kesepahaman penggunaan aset PT Angkasa Pura II di Kabupaten Tangerang.

“PT Angkasa Pura II mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tangerang, Pemerintah Bupati Tangerang dan KPK atas dukungannya dalam mengoptimalkan aset perseroan. Nota kesepahaman yang ditandatangani hari ini akan membahas lebih detail rencana kerjasama penggunaan aset PT Angkasa Pura II,” Mohamed Avaludin mengatakan Selasa (2020/11/24). -Mohamed Avaludin menambahkan, pemanfaatan lahan perantara dimaksudkan untuk mendukung peningkatan pelayanan publik di kedua wilayah tersebut. Nawawi Pamolango, Wakil Ketua KPK, mengatakan KPK berkomitmen mendorong pemerintah daerah untuk mendaftarkan aset di daerah untuk mencegah korupsi. Perusahaan akan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Tangerang dan berlokasi di 6 ruas jalan yaitu Karang Anyar, Karang Sari, Batujaya, Batu Sari, Pajang dan Benda dengan total luas 6,6 hektar. Kerja sama dengan Pemerintah Bupati Tangerang ini berupa aset tanah seluas 4,2 hektare di kawasan Kosambi. Penggunaan aset yang dibahas dalam nota kesepahaman termasuk sewa guna usaha, sewa guna usaha dan / atau bentuk peraturan koperasi kabel lainnya yang berlaku.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online