BPKP selidiki alasan penyerapan anggaran kesehatan masih 21%

Wartawan Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menyatakan angka penyerapan anggaran pemulihan ekonomi nasional (PEN) hanya menyumbang 38% dari total 695 triliun rupee. -Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh (Muhammad Yusuf Ateh) mengatakan, hanya sekitar 21% anggaran yang terserap, anggaran kesehatan terserap. Tentu yang kita khawatirkan adalah menyelidiki atau mencari alasan mengapa angka serapannya masih 21%, ”ujarnya dalam webinar, Selasa (29/9/2020). – Yusuf menjelaskan penyerapan anggaran kesehatan Akar permasalahannya sepele. Peraturan Pemerintah.

Baca: Tentang Pembahasan Proposal APBN 2021 Republik Demokratik, Partai Pekerja Kurdi menuntut kenaikan anggaran kesehatan terbesar

“Kalau regulasi masih ada, atau Nggak ada tebak, kita bisa lihat masalahnya, “ujarnya.

Baca: Partai Demokratik Rakyat Demokratik Republik RI menyerukan penyerapan anggaran kesehatan lebih cepat

“ C ‘cukup menuntut menyerap sekitar 38% pemulihan ekonomi nasional. Orang-orang memberi semangat, “simpulnya.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online