Pengamat: Likuidasi 14 BUMN bisa mengurangi beban nasional

Laporan Reporter Tribunnews.com Reynas Abdila

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Piter Abdullah, Direktur Riset Center for Economic Reform (CORE) Indonesia, meyakini Menteri Negara Erick Thohir (Erick Thohir) Keputusan untuk melikuidasi 14 Crown Corporation sudah tepat.

Ia menilai banyak BUMN yang harus ditiadakan melalui PT Asset Management (Persero) atau PPA.

Baca: Kode untuk mendorong pejabat BUMN agar memiliki nilai kewirausahaan

“Banyak BUMN yang harus ditolak. Proses ini memakan waktu terlalu lama. Dulu pernah dibahas dalam makalah Leces, misalnya,” kata Piter, Jumat (9/9). 10/2020). — “Misal beban negara adalah Merpati, dan saat ini ada pengelolanya. Mereka tetap harus membayar gaji dan kantor tetap ada. Ada pengeluaran tapi tidak ada investasi yang menjadi beban,” jelas Piter.

Bukan hanya masalah keuangan, pembubaran puluhan BUMN mengurangi jumlah perusahaan publik. Kinerja BUMN.

“Jika perusahaan masih eksis, maka akan menjadi beban berpikir. Misalnya ada sampah di kamar, tapi di rumah akan menjadi beban berpikir. Oleh karena itu, akar permasalahan penghapusan keuntungan adalah urusan departemen BUMN bisa terkonsentrasi dan Jangan mengambil hal-hal yang tidak perlu, “Piter menjelaskan.

Sebaliknya, Piter menilai kekayaan negara akan berkurang akibat kerugian 14 BUMN.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online