Guncangan ekonomi dari era pandemi diyakini akan memberikan banyak pelajaran berharga bagi para wirausahawan

Reporter Tribunnews.com Glery Lazuardi melaporkan di TRIBUNNEWS.COM di Jakarta – Virus corona atau pandemi Covid-19 langsung menggerus perekonomian Indonesia.

Semua area aktivitas lumpuh, dan efisiensi perusahaan telah menyebabkan banyak pemutusan hubungan kerja.

Jhonny Thio Doran, pendiri JETE, percaya bahwa lingkungan bisnis yang buruk saat ini adalah kepala yang dingin.

Baca: Erick Thohir: Tren ekonomi Indonesia masih lebih baik dari G20.

Jhonny, orang dari mulut ke mulut percaya bahwa kemerosotan ekonomi telah memberikan banyak pelajaran berharga bagi para pengusaha.

Menurutnya, pandemi Covid-19 telah melanda semua industri, mulai dari perusahaan komersial besar hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang semuanya berada dalam tahapan perkembangan.

JETE adalah merek aksesoris handphone Indonesia yang memiliki visi untuk menyediakan produk yang berkualitas.

Jhonny Thio Doran berkomitmen untuk menjadikan Indonesia perusahaan terkemuka dengan jaringan terluas.

Baca: Menko Airlangga: Transformasi Digital Jadi Landasan Pemulihan Ekonomi Nasional

JETE meyakini aksesoris handphone kini sudah menjadi kebutuhan pokok setiap orang. JETE bertujuan untuk menjadi cerdas, profesional, dan dapat dipercaya melalui inovasi berkelanjutan, menjaga hubungan baik, dan memenangkan kepercayaan pelanggan.

Banyak masalah yang saat ini dihadapi juga dianggap sebagai salah satu langkah menuju sukses. Saya cukup yakin bahwa kita semua menghadapi masalah menjadi tinggi, yang berarti promosi. Jadilah agen perubahan.

Tujuannya agar perusahaan dapat bertahan, dengan tetap menjaga keutuhan tim, sekaligus menjawab tantangan yang ada. Dia menambahkan: “Karena hanya tim yang besar, kuat dan kompak yang bisa mewujudkan impian,”

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online