PLN meminta untuk mengaktifkan kembali daya pelanggan yang terputus sementara

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Banyak pelanggan PT PLN (Persero) yang mengalami perselisihan terkait kenaikan tagihan listrik.

Banyak pelanggan yang mengeluhkan tagihan listrik naik dengan tarif berbeda .

Fahmy Radhi, pakar ekonomi energi dari Universitas Gajah Damada (UGM), mengaku masih bisa mentolerir tagihan listrik 100% dari kenaikan.

“Namun, jika peningkatannya mencapai ribuan%, itu tidak wajar.” Kata di ruang obrolan virtual, Jumat). Oleh karena itu, selain mengurangi atau membebaskan biaya listrik, PLN juga harus menyelidiki kenaikan tarif listrik yang dinilai tidak wajar. Tanggung jawabnya bahkan pembebasan faktur. Artikel di .com “Mewajibkan PLN untuk mengaktifkan kembali daya pelanggan yang telah terputus sementara karena tagihan palsu”.

Dalam pemeriksaan, PLN diwajibkan untuk tidak memutus sementara aliran listrik pelanggan yang belum membayar. Ia mengatakan: “Saya kira harus ada penilaian tertentu, jangan putus dulu.” – Setelah itu, Fahmy mendorong PLN untuk menghidupkan kembali pelanggan yang terputus akibat ekspansi, karena menurutnya pelanggan perlu memahami apa yang dianggap Alasan pasti kenaikan tagihan yang tidak wajar.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online