Bawahan Sri Mulyani: dapat membayar Kos 600.000 rupee untuk dana bantuan karyawan

Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan akan terus mengupayakan realisasi Dana Pemulihan Ekonomi Nasional pada paruh kedua tahun 2020. Adelia Pratiwi, praktisi kebijakan perpajakan di Kementerian Keuangan, mengatakan: Pemerintah berharap dapat membantu banyak kelompok masyarakat, termasuk 600.000 rupee sebulan, untuk membantu pegawai yang berpenghasilan kurang dari 5 juta rupiah. – “Kalaupun tidak tergolong miskin, sebenarnya mereka menghadapi masalah yang serius. Itu hanya contoh sederhana. Ia mengatakan dalam webinar, Kamis (20/8/2020):” Bagaimana kabarmu Membayar pensiun dan sebagainya. Di saat yang sama, Adelia menilai saat ini terdapat kendala data dalam pengalokasian dana stimulus ekonomi agar sesuai dengan target.

Pada titik ini, karena hanya 40% dari pemerintah yang mendorong kemampuan pemerintah untuk menyediakan dana berdasarkan target, hal itu terhambat. Di bawah populasi.

Baca: Kemenkeu: 90% Pegawai Bisa Kerja Online

“Karena itu, kami ingin memberikan bantuan yang sangat terbatas kepada masyarakat. Misal, sekarang kita punya data yang namanya data terintegrasi, ujarnya, Kemendagri hanya mengelola 40% atau kurang. Bahkan, Adria menambahkan, ada kelompok lain yang juga menginginkan bantuan pemerintah, sehingga ada kebijakan mendanai pegawai tersebut.

“Banyak orang Bersedia mendapatkan bantuan, termasuk orang berpenghasilan menengah, meskipun mereka tidak berada di 40% terbawah. Dia menyimpulkan, selama ini kami harus membantu, kami sudah punya nama dan alamat.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online