Masih diblokir oleh Corona, harga Rupiah Indonesia harus Rs 16.500 per dolar AS

Reporter Yanuar Riezqi Yovanda dari Tribunnews.com di Jakarta melaporkan-Ariston Tjendra, manajer riset TRIBUNNEWS.COM-PT Monex Investindo Futures di Jakarta, mengatakan harga aset berisiko masih bearish pagi ini, salah satunya adalah rupee.

Ariston menjelaskan bahwa karena meningkatnya penyebaran korona atau epidemi Covid-19, pasar masih bersedia untuk menarik diri dari aset berisiko.

Dia mengatakan di Jakarta, Kamis (2/4/2020): “Nilai tukar rupee ke Amerika Serikat (dolar AS) kemungkinan akan mencapai level 16.300 rupee hingga 16.575 rupee hari ini.”

Read: Sekretaris Jenderal MUI Tidak ada persyaratan untuk menolak mengubur tubuh seorang pasien dari Corona

Baca: Larangan penggunaan klub Italia di Pusat Pandemi Corona

Pada saat yang sama, Ariston menjelaskan bahwa Amerika Serikat Imbal hasil obligasi pemerintah 10-tahun melemah lagi menjadi sekitar 0,57%. Dia mengatakan: “Pencapaian ini dekat dengan terendah historis 9 Maret 2020, pada 0,36%.” Ini mungkin menunjukkan permintaan AS, kenaikan harga dan penurunan hasil.

Selain itu, di Amerika Serikat, Covid-19 telah mencapai 200.000 kasus positif, di Italia, Inggris (termasuk Indonesia) juga menunjukkan tren peningkatan.

“Jika situasi ini berlanjut, pasar khawatir bahwa ekonomi akan terus lamban seperti data ekonomi baru saja dirilis,” Ariston menyimpulkan.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online