Analis: Dengan pengetatan PSBB, rupiah bisa terdepresiasi hingga 17.000 rupiah per dolar

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pemprov DKI Jakarta kembali memberlakukan PSBB melalui Gubernur Anies Baswedan mengingat kasus Covid-19 di Jakarta terus meningkat. Direktur Garuda Berjangka Ibrahim yakin bahwa kebijakan ini dapat secara signifikan menurunkan rupee ke level ini. Rp 17.000 per dolar AS .

“Rupiah bisa mencapai level Rp 17.000 per dolar AS,” ujarnya, Rabu (9/9/2020). US $ 1.027.000 per gram-Baca: Jakarta Ketat PSBB Per 14 September, masih ada 11 lini usaha yang masih bisa menggarap kebijakan penghentian rem yang dipimpin Anis karena hingga September. Dari tanggal 6 hingga 2020, 83% tempat tidur di 67 rumah sakit rujukan korona sudah penuh. Sedangkan jumlah tempat tidur pada ruang isolasi 77% penuh.

Dalam jumpa pers tadi malam, Anis mengatakan wabah Covid-19 sudah dalam keadaan darurat. Diharapkan pada 17 September 2020 rumah sakit rujukan sudah penuh dengan pasien Covid-19 dan tidak bisa menampung pasien lain.

Rupee cenderung melemah selama tiga hari berturut-turut. Pada 7 September 2020, rupee ditutup pada Rp14.746 per dolar AS. Pada 8 September, rupee ditutup pada Rp14.765 / USD, sedangkan kemarin rupee ditutup pada Rp14.799 / USD. Harga di bulan September adalah Rs 14.754, harga pada tanggal 8 September adalah Rs 14.798, dan itu turun kembali ke level Rs 14.853 kemarin.

Artikel ini sempat tayang di Kompas.com dengan judul “PSBB Pengetatan, Rupiah Bisa Jatuh Rp. US”

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online