Fanatik, tawaran masuk lelang Sukuk mencapai Rp 49,37 miliar

Laporan Wartawan Kontan, Hikma Dirgantara-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah melalui Kementerian Keuangan dan Manajemen Risiko (DJPPR) akhirnya berhasil menyelenggarakan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)) atau hari ini (Selasa, Agustus 2020) 18) Lelang sukuk. Berdasarkan data DJPPR, total penawaran masuk sebesar Rp49,37 miliar. -Ini meningkat dari lelang Sukuk terakhir Selasa (4/8/2020) lalu, saat harga tender mencapai Rp 39,77 miliar. Rp. Volume lelang kali ini 9,5 triliun dolar AS.

Faktanya, jumlah tersebut melebihi target indikatif pemerintah. Sementara target indikatif obligasi syariah ini hanya Rp 8 triliun.

Dalam lelang syariah ini, seri PBS027 akan habis masa berlakunya pada tanggal 15 Mei 2023. Merupakan seri yang paling banyak dicari oleh investor, dengan total penawaran sebesar 15,815 miliar rupiah.

Namun, seri yang paling banyak menang dalam lelang obligasi syariah ini adalah PBS028. Diantaranya, penyerapan nominal mencapai 4,4 miliar rupiah dan pendapatan rata-rata tertimbang 7,60%.

Berikut detail informasi yang diserap masing-masing seri dan bobot rata-rata return:

1 seri SPN-S 05022021, berlaku sampai dengan 5 Februari 2021. Nilai penawaran seri ini adalah 6,265 miliar rupiah, dengan imbal hasil rata-rata 3,41%. Pemerintah bisa menyerap paling banyak Rp1 triliun. 2. Seri PBS027 akan berakhir pada tanggal 15 Mei 2023. Harga penerbitan seri ini adalah Rp 1.581,5 miliar, dan hasil rata-rata adalah 4,43 per 100 won. Pemerintah serap Rp 1,10 triliun dalam rangkaian ini

Baca: Manajemen Garuda Plong, pelunasan Sukuk global disetujui

3. Seri PBS026 akan habis masa berlakunya pada 15 Oktober 2024. Rangkaian diterima Dengan harga penerbitan Rs 11,503 triliun, tingkat pengembalian pendapatan rata-rata adalah 5,28%. Pemerintah bisa menyerap hingga Rs 1 triliun dalam rangkaian ini.

Baca: Refinancing Hutang, Penerbitan Obligasi Polytama dan Sukuk Ijarah

4. Seri PBS025 akan berakhir pada 15 Mei 2033. Harga penerbitan seri adalah Rs 70.880 crore dan hasil rata-rata adalah 7,19%. Pemerintah telah menyerap Rs 2 triliun dalam rangkaian tersebut.

5. Seri PBS028 akan berakhir pada tanggal 15 Oktober 2046. Harga masalah seri ini adalah Rp. 8703 triliun, dengan imbal hasil rata-rata 7,60%. Pemerintah menyerap 4,4 miliar rupee dalam rangkaian ini.

Artikel Ini Di Tayang Tunai Berjudul Laris, Lelang Sukuk Mencapai Rp 49,37 Miliar Hari Ini (18/8)

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online