Pengamat mengatakan bahwa Ciptaker Bill akan menambah pekerjaan, inilah alasannya

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Pengamat Ekonomi Politik Center for Strategic and International Studies (CSIS) Yose Rizal Damuri mengatakan, adanya Undang-Undang Komprehensif tentang Cipta Kerja (RUU Ciptaker) akan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat. Joseph mengatakan kebijakan ketenagakerjaan selama ini terlalu konstruktif. Oleh karena itu, “Ciptaker Act” akan melanggar aturan yang selama ini membatasi kesempatan kerja terbuka. Joseph mengatakan kepada wartawan, Rabu (19 Agustus): “Ini mungkin melindungi pekerja yang sudah bekerja, tetapi itu membuat dunia usaha tidak mau atau tidak mau merekrut pekerja baru.” Dalam perekonomian Indonesia. Sebelum krisis 1998, industri manufaktur menciptakan lebih dari 250.000 pekerjaan setiap tahun.

Selama periode waktu ini, dari 2000 hingga 2012, manufaktur hanya dapat menciptakan kurang dari 50.000 pekerjaan per tahun. Dia mengatakan setelah 2012, industri manufaktur dapat menghasilkan 150.000 output tahunan.

“Artinya ekonomi kita berkembang pesat, tapi belum ada lapangan kerja yang tercipta.” -Yose mengatakan tujuan penyusunan UU Ciptaker adalah untuk meningkatkan lingkungan bisnis dan investasi di Indonesia. Menurut dia, akumulasi modal atau investasi Indonesia selalu lebih rendah dibandingkan negara Asia Tenggara lainnya.

“Lalu, kami juga melihat bahwa produktivitas di Indonesia seringkali sangat rendah. Mengapa sangat rendah? Karena biaya berbisnis, ia menambahkan:” Jika tinggi, biaya berbisnis rendah. Usahanya tinggi. “”seseorang berkata.

“Sumbernya bermacam-macam. Oleh karena itu, sumber penciptaan biaya telah dikoreksi melalui Job Creation Act.

Ciptaker juga mengoreksi regulasi yang tumpang tindih, izin investasi, dan regulasi di daerah yang tidak kondusif bagi investasi. Masalah.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online