OJK dan LPS terus bekerja sama dalam pengawasan perbankan selama pandemi Covid-19

Wartawan Tribunnews.com mengabarkan bahwa TRIBUNNEWS.COM Jakarta, Yanuar Riezqi Yovanda-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sepakat untuk melanjutkan kerja sama dan koordinasi untuk mempromosikan Serta optimalisasi proses bisnis perbankan.Tujuannya untuk menjaga stabilitas sistem keuangan khususnya pada saat pandemi Covid-19.Tandatangan kesepahaman baru antara ketua dewan direksi dengan Panitia Penyelenggara Olimpiade dan LPS Memorandum OJK Wimboh Santoso Komisaris dan Ketua Komite Komisaris LPS Halim Alamsyah.

“Nota Kesepahaman, ini merupakan tindak lanjut dari Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020 yang mengatur Perppu n ° 1 Januari 2020, Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2020 dan Peraturan LPS Nomor 3 Tahun 2020” , Kata Anto Prabowo (8/9/2020), Deputi Komisioner Humas dan Logistik OJK. — Pemahaman tersebut untuk memandu dan mendukung pelaksanaan tanggung jawab dan fungsi OJK dan LPS, serta aspek pertukaran data dan / atau informasi lainnya dan pemeriksaan bank. Pembentukan penjaminan simpanan, perlakuan terhadap bank dalam pengawasan yang diperkuat (BDPI) dan bank dalam pengawasan khusus (BDPK), perlakuan terhadap bank dengan kondisi ekonomi yang buruk, dan simpanan bank LPS pada saat krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19 Dipulihkan. -Untuk memastikan efektivitas pelaksanaan penjaminan simpanan dan pengawasan bank, serta tindak lanjut hasil pengawasan dan analisis bank, ruang lingkup kesepakatan antara OJK dan LPS juga telah dilaksanakan. , Penanganan bank sistemik dan non sistematis, penanganan bank yang mencabut izin usaha, penanganan bank yang mengancam perekonomian, pembentukan bank perantara, dan penanganan bank penerbit atau badan usaha publik “, Anto.

Dengan berlakunya nota kesepahaman baru, maka nota kesepahaman lama antara OJK dan LPS dihapuskan dan dinyatakan tidak berlaku.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online