Pandemi Covid-19 telah mengurangi mobilitas barang dan mengurangi pendapatan sektor maritim

Reporter Tribunnews.com Hari Darmawan memberitakan, Jakarta-TRIBUNNEWS.COM-Asosiasi Pemilik Kapal Nasional Indonesia (INSA) menyatakan bahwa virus corona atau pandemi Covid-19 telah menurunkan pendapatan industri penumpang dan angkutan barang. INSA, Carmelita Hartoto menuturkan penurunan pendapatan disebabkan adanya pembatasan sosial masif (PSBB) yang mengganggu likuiditas.

Baca: Krisis finansial membuat masyarakat Amerika khawatir pernikahan dan persalinan sudah mencapai 75% atau bahkan 100% akibat wabah Covid-19, ‚ÄĚkata Camelita dalam diskusi online, Kamis (25/6/2020). Guna mencegah penyebaran Covid-19. Di saat yang sama, Carmelita menjelaskan bahwa pendapatan freighters atau freighters juga turun hingga 50%. Carmelita mengatakan transaksi offshore dan harga kapal khusus turun “sekitar 25% hingga 50%”. Batubara dan Volume angkutan minyak yang tidak sebaik sebelum Covid-19. -Lebih lanjut Carmelita mengatakan untuk mengatasi penurunan tersebut, banyak perusahaan yang tetap melakukan efisiensi dari segi biaya. -Baca: Berikut ini penanganan personal finance di era baru Lima metode-Camelita mengatakan bahwa bahkan beberapa perusahaan meninggalkan kapal mereka karena mencarter atau kekurangan barang.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online