Hip Hop: Permintaan pasar domestik dapat mempercepat pemulihan ekonomi Indonesia

Reporter Tribunnews.com Hari Darmawan melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) memperkirakan usai Olimpiade Covid-19, Indonesia memiliki potensi pertumbuhan ekonomi nomor dua setelah China. Seperti halnya Pengurus Pusat Bank Hipmi Ajib Hamdani, hal ini bisa terjadi karena permintaan domestik yang sangat besar di Indonesia. Kata Ajib dalam obrolan virtual, Rabu (2/9/2020).

Baca: Menpalevlav: Destinasi Wisata Bali Bisa Kembalikan Industri Pariwisata Indonesia-Handani menyebut jumlah penduduk Indonesia terbesar keempat di dunia dan merupakan permintaan domestik yang kuat.

Hamdani melanjutkan, permintaan domestik dalam negeri semacam ini bisa dimanfaatkan untuk mendorong pemulihan ekonomi Indonesia yang sedang mengalami masa sulit.

“Permintaan domestik lokal ini untuk rakyat Indonesia. Oleh karena itu, jika pemerintah dapat menyusun regulasi, infrastruktur, dan ekosistem bisnis yang baik, kesejahteraan masyarakat akan meningkat pesat,” kata Hamdani. — Hamdani melanjutkan, peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat mempercepat pemulihan ekonomi Indonesia dalam pandemi ini.

Namun Hamdani juga mengatakan bahwa permasalahan yang ada saat ini menghambat akselerasi perekonomian Indonesia. pemulihan.

“Salah satu kendala adalah pengangguran. Dan gap atau koefisien Gini.” Baca teks lengkap: Dialog Tripartit BKSP: Penguatan UMKM untuk menghadapi ancaman resesi

“Masalah lainnya adalah ketidaksesuaian antara dunia pendidikan dan industri, yang akan mengarah pada Pengangguran, oleh karena itu perlu disusun regulasi dan ekosistem usaha untuk mengatasi masalah tersebut.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online