Gubernur BI membahas persetujuan OJK terhadap investor asing untuk mengakuisisi bank Indonesia

Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo berbicara mengenai Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang memiliki kewenangan untuk menyetujui akuisisi bank di Indonesia. Investor asing. -Perry menuturkan, saat terjadi pandemi corona atau Covid-19, Bank of Japan harus bertindak untuk menjaga kesehatan industri perbankan. -Membaca: Terkait Bank Kookmin dan Bukopin, Komite Kesebelas mencurigai adanya menteri asing di OJK- “Berbagai upaya dilakukan agar bank tetap sehat. Sembari melakukan kegiatan fundraising dan credit intermediary dalam fungsi bank,” ujarnya Demikian disampaikan dalam conference call yang digelar di Jakarta, Kamis (18/6/2020).

Oleh karena itu, BI yang merupakan bagian dari Komisi Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) masih memantau langkah OJK terhadap beberapa bank. Perry mengatakan: “Ini termasuk masuknya investor asing. Saya kira kita serahkan pada yang bertanggung jawab. Japan Petroleum Corporation. “

Perry menambahkan bahwa Japan Petroleum Corporation terlebih dahulu membahas berbagai kebijakan sebelum mengadopsi berbagai kebijakan. Anggota KSSK dipimpin oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani. Tentunya perbedaan aspek tersebut diselesaikan dalam KSSK. Secara umum departemen KSSK memiliki sharing informasi, dan tentunya kami akan berkoordinasi di bawah bimbingan Menteri Keuangan.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online