Untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, Bank Indonesia akan mempertahankan suku bunga acuan pada 4%.

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Bank Indonesia (BI) memutuskan pada rapat Dewan Direksi (RDG) BI pada September 2020 untuk mempertahankan suku bunga acuan pada 4%, yaitu suku bunga fasilitas pinjaman 25% dan 4,75%.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan dalam telekonferensi pada hari Kamis: “Keputusan tersebut memperhitungkan kebutuhan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupee sementara tingkat inflasi tetap rendah.” Perry Dia juga mengatakan bank sentral akan terus bekerja keras untuk mendorong pemulihan ekonomi pasca guncangan Covid-19.

Namun, BI cenderung fokus pada jalur kuantitatif dengan menyediakan likuiditas, termasuk mendukung pemerintah untuk mempercepat realisasi tujuan tersebut. APBN 2020. Dalam rangka mendorong perekonomian terkena dampak Covid-19, bi akan fokus pada jalur kuantitatif melalui penyediaan likuiditas, termasuk memberikan dukungan kepada pemerintah untuk mempercepat realisasi APBN 2020.

Artikel ini berjudul: BI mempertahankan suku bunga acuan pada 4,00%

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online