Satgas Waspada Investasi menghentikan operasi Jouska, dan itulah alasannya

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kelompok Kerja Peringatan Dini Investasi (SWI) akhirnya menghentikan aktivitas PT Jouska Finansial Indonesia, PT Jouska Finansial Indonesia yang bertindak sebagai penasihat atau perantara investasi atas transaksi hak milik yang tidak sah. .

Fakta Ketua SWI Tongam L tentang legalitas dan model bisnis Joska .. Penghentian tersebut berlaku setelah SWI mempertemukan Joska hari ini. Aakar Abyasa, pemilik dan manajer senior Jouska, serta direktur Jouska lainnya menghadiri pertemuan tersebut.

Baca: Menanggapi Berita Investasi dan Kelompok Kerja Pengaduan Nasabah, Jouska menghentikan kegiatan bisnis- “Membangun pasar keuangan yang andal dan andal,” kata Tonga, Jumat (24 Juli 2020) Jepang) mengatakan dalam siaran pers.

Setidaknya ada 3 fakta yang menunjukkan bahwa SWI telah menemukan, diantaranya Jouska telah mendapatkan otorisasi “single online submission” (OSS) untuk melakukan kegiatan layanan pendidikan.

Dalam perjalanan operasionalnya, Jouska telah melakukan aktivitas seperti penasehat investasi yang disebutkan dalam Undang-Undang Pasar Modal, yaitu pihak yang memberikan pertukaran opini kepada pihak lain atas transaksi efek. layanan untuk sesuatu.

“Namun, Jouska juga bekerja sama dengan PT Mahesa Strategis Indonesia dan PT Amarta Investa Indonesia untuk mengelola tujuan keuangan utama seperti kegiatan manajemen investasi,” kata Tongam. Shutdown SWI juga menutup aktivitas PT Mahesa Strategis Indonesia dan PT amartha Investa Indonesia karena diduga menjadi penasihat investasi, manajer investasi, atau perusahaan sekuritas tanpa izin.

Selain itu, SWI juga memblokir website, website, dan aplikasi media sosial ketiga perusahaan tersebut melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika. Jouska bertanggung jawab untuk memecahkan masalah pelanggan secara terbuka dan mengundang pelanggan untuk mengobrol.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online