Menteri BUMN: Bio Farma bisa memproduksi 250 juta dosis vaksin Covid-19 setiap tahunnya

Laporan Reporter Tribunnews.com Reynas Abdila-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir membenarkan bahwa Bio Farma dapat memproduksi 250 juta dosis vaksin Covid pada akhir 2010- 19. Lulus saat peninjauan laboratorium dan fasilitas produksi Perusahaan Induk BUMN Farmasi Bio Farma di Bandung, Jawa Barat (4/8/2020) mulai tahun 2020 hingga Selasa (4/8/2020). -Tujuan kunjungan ini adalah untuk memastikan persiapan uji klinis Fase III calon vaksin Covid-19 bekerja sama dengan Sinovac. “Hari ini saya pastikan Bio Farma sudah siap memproduksi 100 juta dosis vaksin Covid-19 per tahun, dan pada akhir tahun 2020 sudah siap memproduksi 250 juta dosis vaksin per tahun,” jelas Dirjen. Komite Manajemen Covid-19 dan Komite Pemulihan Ekonomi Nasional. — Erick mengatakan bahwa tujuan utama Covid-19 dan Komite Manajemen Pemulihan Ekonomi Nasional adalah meningkatkan ketersediaan vaksin dan obat untuk melawan epidemi. — Erick (Erick) mengajak masyarakat untuk tidak meragukan bahwa Bio Farma memiliki kemampuan matang dari vaksin yang diproduksi bekerjasama dengan negara lain dan juga merupakan vaksin murni yang diproduksi oleh Bio Farma sendiri.

“Itu kan pekerja anak di dalam negeri. Vaksin Covid-19 diproduksi agar masyarakat bisa segera diimunisasi tahun depan,” lanjutnya. -Bio Farma telah memproduksi vaksin sejak tahun 1890 dan dipercaya oleh lebih dari 150 negara untuk memproduksi 15 jenis vaksin, Pangsa pasar global vaksin polio yebar adalah 75%. Telah digunakan di banyak negara / kawasan di Timur Tengah.

Leave a Comment

download game adu ayam_s128live_situs sabung ayam online